Coba sendiri, tanpa akun.
Ini kantin contoh dengan empat lapak. Pesan di kasir atau dari meja, lalu lihat pesanannya masuk ke antrean dan HP mitra. Semua angka di sini contoh.
Kasir di tablet
Pilih lapak, ketuk menu, lalu bayar. Satu nota boleh berisi menu dari beberapa lapak. Setiap lapak mendapat nomor antreannya sendiri.
Pesan dari meja
Pembeli memindai QR di Meja 07. Menu semua lapak tampil di HP-nya, tanpa aplikasi. Setelah bayar, pesanannya langsung masuk ke lapak.
- Pilih menuDari lapak mana saja, dalam satu keranjang.
- Isi namaSupaya lapak tahu siapa yang memesan.
- Bayar QRISDi tur ini pembayarannya disimulasikan.
- Pantau statusDimasak, lalu siap diambil. Coba juga buka tab Antrean lapak.
Di aplikasi sungguhan, pembeli bisa juga memilih bayar di kasir.
Antrean lapak
Layar antrean kantin menampilkan tiket semua lapak. Di aplikasinya, tiket bergeser sendiri setiap kali lapak memperbaruinya, tanpa memuat ulang halaman.
Panel mitra di HP
Pemilik lapak Bakso Beranak melihat pesanannya sendiri, menandai dimasak dan siap, membuka atau menutup lapak, dan mematikan menu yang habis.
Tutup lapaknya, lalu kembali ke tab Kasir. Lapak Bakso Beranak tidak bisa dipilih sampai dibuka lagi. Begitu juga di menu QR pembeli.
Mitra hanya melihat lapaknya sendiri. Penjualan lapak lain tidak pernah tampil di HP-nya.
Laporan penjualan
Ringkasan, jam ramai, dan setoran tiap lapak dari penjualan yang lunas. Harga yang tercatat adalah harga saat terjual.
Setoran mitra
Pilih lapak yang akan ditransfer, lalu buat berkas transfer massal untuk BNI Direct. Lapak milik kantin tidak ikut disetor.
Pratinjau isi berkas, disederhanakan. Berkas aslinya mengikuti format unggah BNI Direct.
Stok per porsi
Untuk menu yang dihitung per porsi. Stok berkurang setiap nota lunas. Saat habis, menu berhenti tampil di kasir dan di QR pembeli.
Hak akses per peran
Setiap orang hanya melihat yang menjadi bagiannya. Batas cabang dan lapak dikunci di database, jadi tidak bisa ditembus dengan mengubah alamat halaman.